Senin, 02 November 2015

STEGANOGRAFI

1. WHAT IS STEGANOGRAFI?


  Steganografi (steganography) adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehingga keberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui. Steganografi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu “steganos” yang artinya “tulisan tersembunyi (covered writing)”.

  Kini, istilah steganografi termasuk penyembunyian data digital dalam berkas-berkas (file) komputer. Contohnya, si pengirim mulai dengan berkas gambar biasa, lalu mengatur warna setiap pixel ke-100 untuk menyesuaikan suatu huruf dalam alphabet (perubahannya begitu halus sehingga tidak ada seorangpun yang menyadarinya jika ia tidak benar-benar memperhatikannya).

 Steganografi termasuk ke dalam security through obscurity. Steganografi biasa digunakan oleh teroris, intelijen, atau militer dalam menyampaikan pesan sehingga tidak diketahui orang lain.

 Steganografi membutuhkan dua poperti yaitu media penampung dan pesan rahasia. Media penampung yang umum digunakan adalah gambar, suara, video atau teks. Pesan yang disembunyikan dapat berupa sebuah artikel, gambar, daftar barang, kode program atau pesan lain. 

  Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi. Dalam prakteknya, kebanyakan pesan disembunyikan dengan membuat perubahan tipis terhadap data digital lain yang isinya tidak akan menarik perhatian dari penyerang potensial, sebagai contoh sebuah gambar yang terlihat tidak berbahaya. Perubahan ini bergantung pada kunci (sama pada kriptografi) dan pesan untuk disembunyikan. Orang yang menerima gambar kemudian dapat menyimpulkan informasi terselubung dengan cara mengganti kunci yang benar ke dalam algoritma yang digunakan.

 

Gambar 1,1 Salah satu contoh Steganografi sederhana

2. KRITERIA STEGANOGRAFI
  
  Steganography juga memiliki kelemahan. Steganography memerlukan banyak ruang untuk dapat menyembunyikan beberapa bit pesan. Akan tetapi, kelemahan ini sedikit demi sedikit dapat diatasi seiring dengan perkembangan teknik-teknik dalam melakukan steganography.

Dalam menyembunyikan pesan, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi:

  1. Impercepbility.
Keberadaan pesan tidak dapat dipersepsi oleh indrawi. Jika pesan disisipkan ke dalam sebuah citra, citra yang telah disisipi pesan harus tidak dapat dibedakan dengan citra asli oleh mata. Begitu pula dengan suara, telinga haruslah mendapati perbedaan antara suara asli dan suara yang telah disisipi pesan.
  
  2. Fidelity.
Mutu media penampung tidak berubah banyak akibat penyisipan. Perubahan yang terjadi harus tidak dapat dipersepsi oleh indrawi.

  3. Recovery.
Pesan yang disembunyikan harus dapat diungkap kembali. Tujuan steganografi adalah menyembunyikan informasi, maka sewaktu-waktu informasi yang disembunyikan ini harus dapat diambil kembali untuk dapat digunakan lebih lanjut sesuai keperluan

  

Senin, 28 September 2015

Social Engineering


 Social Engineering, untuk orang-orang awam tentunya tidak mengetahui maksudnya apa, kecuali orang-orang yang ahli dalam bidang teknologi. Baiklah, saya akan menjelaskan apa itu Social Engineering. 

 Social Engineering adalah manipulasi psikologis dari seseorang dalam melakukan aksi atau menguak suatu informasi rahasia. Ini biasanya dilakukan oleh para "Hacker". Umumnya, Social Engineering biasanya dilakukan melalui telepon atau Internet.

 Social Engineering mempunyai banyak peranan salah satunya yaitu Phising. Phising adalah kelakuan para Hacker dimana mereka bisa mencuri identitas seseorang, salah satu cara yang sedang populer menurut saya yaitu dengan mengirim e-mail yang meminta target untuk membuka attachment yang tentunya bisa disisipi spyware serta menyisipkan worm dan trojan horse  untuk membuat backdoor di sistemnya, atau bisa juga dengan menyisipkan keylogger.

 Untuk menghindarinya perlu keamanan yang tinggi seperti mempunyai anti-virus dan untuk user agar lebih berhati-hati dalam membuka suatu website atau mendownload suatu software.